Kerukunan Umat Beragama Yang Mulai Tidak Harmonis

101109-kerukunan-beragamaManusia yang hidup dan tinggal di dunia ini terdiri dari jutaan, bahkan milyaran lebih. Pastinya masing-masing manusia tersebut memiliki kepercayaan dan agamanya masing-masing. Terdapat macam-macam agama di dunia ini, yaitu Islam, Kristen, Hindu, Budha, dsb. Setiap agama pasti mengajarkan kepada umatnya agar berbuat baik. Salah satunya untuk hidup rukun antar sesama umat beragama. Karena dengan rukunnya semua umat beragama di dunia ini, pastilah di dunia ini tidak akan ada yang namanya perselisihan, dunia ini akan terasa indah dan damai.
Kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna “baik” dan “damai”. Intinya, hidup bersama dalam masyarakat dengan “kesatuan hati” dan “bersepakat” untuk tidak menciptakan perselisihan dan pertengkaran (Depdikbud, 1985:850).

Akan tetapi, mengapa sampai saat ini umat beragama masih ada yang saling berselisih? apakah karena faktor ingin menunjukan bahwa agamanya adalah yang paling benar dan merasa dirinya paling hebat diantara umat lainnya?

Manusia ditakdirkan Allah Sebagai makhluk sosial yang membutuhkan hubungan dan interaksi sosial dengan sesama manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri, yang artinya manusia memerlukan kerja sama dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan material maupun spiritual.
Ajaran Islam menganjurkan manusia untuk bekerja sama dan tolong menolong (ta’awun) dengan sesama manusia dalam hal kebaikan. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam dapat berhubungan dengan siapa saja tanpa batasan ras, bangsa, dan agama.

Ketegangan yang sering timbul intern umat beragama dan antar umat beragama disebabkan oleh:

  1. Sifat dari masing-masing agama yang mengadung tugas dakwah atau missi (provokator).
  2. Kurangnya pengetahuan para pemeluk agama tentang agama yang dipeluknya dan agama orang lain. Artinya, hanya sekedar ikut ikutan saja.
  3. Para pemeluk agama tidak dapat menahan diri, tidak menghormati dan terlalu menganggap rendah agama lainnya.
  4. Kaburnya batas antara sikap memegang teguh keyakinan agama dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
  5. Tidak adanya sikap saling percaya, baik intern umat beragama maupun antar umat beragama.
  6. Kurangnya sikap saling menghargai pendapat masing-masing.

Dalam pergaulan antar agama, semakin hari kita merasakan intensnya pertemuan agama-agama itu. Walaupun kita juga semakin menyadari bahwa pertemuan itu kurang diisi segi-segi dialogis antar imannya.

Dalam pembinaan umat Bergama, para pemimpin dan tokoh agama mempunyai peranan yang besar, yaitu:

  1. Menterjemahkan nilai-nilai dan norma-norma agama ke dalam kehidupan bermasyarakat
  2. Menerjemahkan gagasan-gagasan pembangunan ke dalam bahasa yang dimengerti oleh masyarakat.
  3. Memberikan pendapat, saran dan kritik yang sehat terhadap ide-ide dan cara-cara yang dilakukan untuk suksesnya pembangunan.
  4. Mendorong dan membimbing masyarakat dan umat beragama untuk ikut serta dalam usaha pembangunan.
  5. Meredamkan api-api konflik yang ada dan berusaha mencari titk temu dan solusi.

Kerukunan antar umat beragama di negri ini akan bisa terlaksana dengan baik, bila semua pimpinan agama dan umatnya masing-masing mau menahan diri. Tidak merasa lebih hebat dari umat lainnya. Namun apabila ada yang merasa dirinya paling benar dan hebat, maka hal itulah yang membuat tidak rukunnya umat beragama.

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari beragam agama. Kemajemukan yang ditandai dengan keanekaragaman agama itu mempunyai kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing- masing dan berpotensi konflik.

Oleh karena itu, kita sebagai umat beragama harus saling menghargai, dengan menghapus segala perbedaan yang ada pada diri kita. Untuk mewujudkan kerukunan hidup antarumat beragama yang sejati, harus tercipta satu konsep hidup bernegara yang mengikat semua anggota kelompok sosial yang berbeda agama guna menghindari ”ledakan konflik antarumat beragama yang terjadi tiba-tiba”.

Source :

http://kumpulan-makalah-dan-artikel.blogspot.com/2012/01/makalah-tentang-kerukunan-antar-umat.html
http://dakaz.wordpress.com/kerukunan-antar-umat-beragama-menurut-pandangan-islam/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s