Pertumbuhan Penduduk

anggaputrar.blogspot.com

Pertumbuhan Penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.

Pertumbuhan penduduk dapat dirumuskan sebagai berikut:

nilai pertumbuhan

Cara yang paling umum untuk menghitung pertumbuhan penduduk adalah rasio, bukan nilai. Perubahan populasi pada periode waktu unit dihitung sebagai persentase populasi ketika dimulainya periode. Yang merupakan:

rasio pertumbuhan

Pertumbuhan penduduk disuatu Negara sangat dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu :

Kelahiran (fertilitas)
Faktor kelahiran (fertilitas) merupakan tingkat pertambahan penduduk melalui kelahiran bayi disuatu wilayah pada suatu priode tertentu. Kelahiran (fertilitas) dapat dihitung dengan 2 cara yaitu:

  • Tingkat Kelahiran Kasar
    Tingkat kelahiran kasar atau crude birth rate (CBR) merupakan jumlah yang menunjukan angka kelahiran pada setiap 1000 orang penduduk pada priode tertentu.
  • Tingkat Kelahiran Menurut Umur
    Tingkat kelahiran meurut umur atau age specific birth rate (ASBR) yaitu angka yang menunjukan jumlah kelahiran setiap 1000 wanita menurut umur tertentu setiap tahun.

Ada Faktor yang mendorong angka kelahiran, yaitu :

  1. Pernikahan dini (Kawin Muda)
  2. Adanya beberapa anggapan masyarakat bahwa : kalau punya anak banyak rezeki, anak merupakan penerus generasinya/keturunan, anak sebagai status penentu sosial, ada pula yg beranggapan kalau punya anak maka ia akan merasa terpandang di mata masyarakat.

Ada pula faktor yang menghambat angka kelahiran, yaitu :

  1. Melakukan program KB (Keluarga Berencana)
  2. Karena alasan ekonomi, pendidikan, atau menunda pernikahan
  3. Wanita karir yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya
  4. Karena penyakit tertentu yang mengakibatkan wanita itu tidak bisa hamil
  5. danya ketentuan Undang-Undang Pokok Perkawinan No.1 Tahun 1974 yang menentukan umur minimal kawin seorang laki-laki 19 tahun dan wanita 16 tahun

Kematian (mortalitas)
Faktor Kematian (mortalitas) merupakan pengurangan penduduk melalui kematian disuatu wilayah pada suatu priode tertentu. Tingkat kematian (mortalitas) dapat dihitung dengan 4 cara yaitu sebagai berikut:

  • Tingkat Kematian Kasar
    Tingkat kematian kasar atau Crude Death Rate (CDR) merupakan jumlah yang menunjukan angka kematian pada setiap 1000 orang penduduk pada priode tertentu.
   Tinggi rendahnya tingkat kematian kasar dapat digolongkan menjadi 3 yaitu:
– Tingkat kematian digolongkan tinggi apabila angka kematian kasarnya lebih dari 20 untuk setiap 1000 jiwa.
– Tingkat kematian digolongkan sedang apabila angka kematian kasarnya lebih dari 10-20 untuk setiap 1000 jiwa.
– Tingkat kematian digolongkan rendah apabila angka kematian kasarnya kurang dari 10 untuk setiap 1000 jiwa.
  • Tingkat Kematian Berdasarkan Usia
    Tingkat kematian berdasarkan usia atau age specific death rate (ASDR) merupakan jumlah penduduk yang meningggal pada setiap 1000 orang yang berada pada kelompok usia yang sama.
  • Tingkat Kematian Berdasarkan Sebab
    Tingkat kematian berdasarkan sebab atau cause specific death rate (CSDR) merupakan jumlah penduduk yang meninggal karena sebab tertentu pada setiap 1000 orang penduduk, sebab tersebut seperti penyakit, kecelakaan dan sebagainya.
  • Tingkat Kematian Bayi
    Tingkat kematian bayi atau infant mortality rate (IMR) adalah jumlah kematian bayi lahir hidup setiap 1000 penduduk disuatu daerah pada satu tahun.


Seperti halnya Tingkat Kelahiran, Tingkat Kematian pun dipengaruhi beberapa faktor, antara lain :

  1. Faktor-faktor penunjang kematian :
    – Terjadi bencana alam dan wabah penyakit
    – Fasilitas kesehatan yang kurang
    – Tingkat kesehatan masyarakat yang rendah
    – Makanan yang kurang sehat
    – Kecelakaan
    – Usia
    – Adanya peperangan
  2. Faktor-faktor penghambat kematian :
    – Fasilitan kesehatan yang lengkap dan memadai
    – Kesadaran masyarakat akan kesehatan
    – Larangan agama membunuh orang
    – Lingkungan yang bersih, sehat, dan teratur

Perpindahan penduduk (migrasi)

Perpindahan penduduk (migrasi) adalah pindahnya penduduk dari satu tempat ketempat lain dan tidak terpengaruh oleh wilayah. Rata-rata masyarakat bermigrasi disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu karena faktor ekonomi (Wilayah baru yang ingin ditempatinya ekonominya lebih menjanjikan kelangsungan hidupnya), ingin merasakan suasana baru,   bisa karena faktor tempat pekerjaanya (dipindah tugaskan), dan sebagainya. Perpindahan penduduk ini juga menjadi penyebab kepadatan penduduk. Penyebab lainnya yaitu karena angka kematian lebih kecil daripada angka kelahiran yg besar.

Beberapa dampak negatif akibat terjadinya ledakan penduduk :

  1. Tingkat Kemiskinan yang meningkat secara cepat karena pertumbuhan penduduk yang juga cepat, dengan tingakat ekonomi yang tidak ikut cepat sehingga terjadi ketidakseimbangan.
  2. Produksi pangan yang tidak seimbang dengan jumlah masyarakat karena pertumbuhan penduduk yang sangat cepat.
  3. Timbulnya pemukiman atau daerah kumuh di perkotaan karena mahalnya harga tanah dan rumah.
  4. Pemerintah mengalami kesulitan menyediakan sarana kebutuhan masyarakat seperti sarana pendidikan dan kesehatan, perumahan, dan lain-lain disebabkan memerlukan dana yang besar dan lokasinya padat oleh permukiman penduduk.

Jika dampak dari ledakan penduduk tidak segera diatasi, dapat mengakibatkan suatu negara mengalami kesulitan dalam mempercepat proses pembangunannya. Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak ledakan penduduk, diantaranya:

  1. Melaksanakan program Keluarga Berencana (KB), yaitu mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui cara pengendalian kelahiran.
  2. Menggalakan program transmigrasi.
  3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga kemampuannya bekerja untuk membangun dirinya menjadi lebih baik.
  4. Pengiriman tenaga kerja (TKI / TKW) ke negara tetangga.

Source:

http://id.scribd.com/doc/104128449/10/A-PERTUMBUHAN-PENDUDUK-DAN-FAKTOR-FAKTORNYA
http://blog.suhermanto.com/2012/01/faktor-faktor-pertumbuhan-penduduk.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_penduduk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s