Megawati Soekarnoputri, Sebagai CAPRES 2014?

MegawatiSoekarnoPutri1

Kita masih bingung, siapakah yang akan ditunjuk Partai PDI-P untuk menjadi kandidat terkuat atas pencalonan sebagai presiden dalam pemilu tahun 2014, apakah Jokowi atau Megawati.

berikut adalah artikel yang mengulas tentang pertimbangan calon presiden dari partai PDI-P.

http://web.inilah.com/read/detail/2038805/2014-pertarungan-jokowi-vs-megawati#.UnmDVnBcz4g

Mungkinkah Megawati Kembali Mencalonkan Diri Lagi?

Jokowi hari-hari ini mempunyai popularitas yang tinggi sekali di berbagai survey.  Meskipun demikian PDIP yang merupakan partai tempat Jokowi bernaung sampai sekarang belum menyatakan secara resmi calon presiden yang akan diusung oleh PDIP.  Pada awalnya bahkan PDIP terlihat enggan untuk berbicara kemungkinan mengajukan Jokowi sebagai capres, tapi setelah melihat aspirasi yang berkembang dan hasil dari berbagai survey maka PDIP memberikan sinyalemen kemungkinan mencalonkan Jokowi.

Alasan belum jelasnya capres PDIP yang sering dikemukakan oleh petinggi PDIP adalah bahwa mereka akan menunggu hasil pemilu legislatif baru kemudian memutuskan akan berbicara tentang capres yang akan diusungnya.

Diakui bahwa dalam sistem politik yang dianut oleh Indonesia, pasangan capres dan cawapres diusung oleh partai atau koalisi partai yang mencapai angka treshold pengajuan capres dan wapres. Tapi lihatlah partai lain yang suaranya jauh dibawah PDIP. Hanura yang perolehan suaranya di pemilu lewat  jauh dibawah PDIP sudah sejak awal mengajukan Wiranto dan kemudian dipasangkan dengan Harry Tanoe. Bahkan partai Nasdem yang baru kali ini akan ikut pemilu juga sudah secara jelas akan mencalonkan Surya Paloh.

Pengajuan capres sekarang bertujuan untuk diuji dan dikulik-kulik oleh publik agar dapat dilihat integritas dan kapabilitasnya. Mengukur akseptabilitas capres perlu dilakukan sebelum didaftarkan sebagai capres pada pendaftaran pasangan capres dan cawapres di KPU setelah pemilu legislatif. Sebelum pendaftaran pasangan capres yang sekarang diajukan bisa diganti apabila akseptabilitasnya rendah dan banyak mendapatkan penolakan. Hal ini bisa terlihat seperti ARB yang diusung oleh partai Golkar. Sudah banyak suara dalam internal Golkar yang menghendaki agar partai Golkar kembali mempertimbangkan pencalonan ARB.

Ada pula dugaan bahwa PDIP belum menemukan pasangan cawapres yang tepat bagi Jokowi. Terlalu banyak alternatif untuk dipasangkan dengan Jokowi sehingga PDIP belum mendapatkan formula yang tepat. Alasan ini masuk akal jika terjadi pada partai-partai gurem. Partai gurem tak bisa mengajukan capres dan cawapresnya sendiri dan harus berkoalisi dengan partai lain. Koalisi ini tentu saja harus membagi-bagi portofolio siapa yang akan jadi capres, cawapres, dan yang akan dijanjikan kursi di kabinet jika capres dan cawapresnya terpilih. PDIP sebagai partai besar tidak memerlukan koalisi dengan siapapun untuk mengajukan capres dan cawapres seperti yang dilakukan di pemilu lewat. Bahkan bisa jadi jika Jokowi dipasangkan dengan Olga pun bisa terpilih menjadi presiden .

Kekuatiran bahwa pengumuman calon presiden disaat sekarang membuat capres nya menjadi bulan-bulanan publik dan media massa tidaklah beralasan. Sekarangpun Jokowi sudah diserang dari segala penjuru oleh berbagai pihak yang merasa Jokowi adalah ancaman bagi status quo dan elektabilitas partainya di masa yang akan datang.  Partai lain yang cerdik akan menyimpan amunisinya untuk ditembakkan setelah pendaftaran calon presiden dan cawapres di KPU, karena pada saat itu akan sempit sekali waktu untuk melakukan tindakan pembelaan ataupun tindakan menyerang balik. Jika pengumuman dilakukan sekarang maka partai lain pasti akan terpancing untuk mengeluarkan semua amunisi yang dimilikinya sekarang ini sehingga justru pada saat akhir mereka sudah tak lagi mempunyai bahan yang akan dijadikan alat untuk menyerang Jokowi.

Lebih dari itu publik berhak mengetahui dengan pasti siapa calon yang diusung oleh partai politik sebelum pemilu legislatif dilaksanakan. Dengan demikian maka publik tidak memberikan traveller cheque kepada partai politik berupa suara yang bisa digunakan sekehendak partai politik untuk memilih calon yang lebih sesuai dengan kepentingan elitnya dan bukan berdasarkan aspirasi konstituennya.  Calon yang diusung sekarang akan ‘mengunci’ partai politik dari melakukan tindakan jual beli suara kepada capres dan cawapres yang butuh dukungan untuk maju karena kekurangan suara memenuhi syarat treshold.

Jika demikian maka apa alasan sebenarnya belum diusungnya Jokowi menjadi capres PDIP ? Seperti biasa hanya Megawati yang tahu. Jangan-jangan Megawati masih penasaran untuk maju lagi menjadi Calon Presiden meskipun sudah tiga kali gagal terpilih lewat pemilu.

sumber artikelhttp://politik.kompasiana.com/2013/10/24/mungkinkah-megawati-kembali-mencalonkan-diri-lagi–601769.html

ada yang memberi dukungan kepada Megawati untuk kembali menjadi presiden pada tahun 2014 nanti, dengan alasan Megawati memiliki prestasi-prestasi ketika menjabat sebagai presiden pada tahun 2001-2004.

Track Record Megawati selama memimpin RI menurut LSM Perintis :

– Mendirikan Lembaga pemberantas korupsi KPK pada tahun 2003, karena Megawati Soekarnoputri melihat institusi Jaksa & Polri saat itu terlalu kotor, sehingga untuk menangkap koruptor dinilai tak mampu, namun jaksa dan Polri sulit dibubarkan, sehingga dibentuk lah KPK.

– Menghentikan aktivitas pertambangan Freeport di Papua karena dianggap melanggar aturan Internasional tentang AMDAL (dampak lingkungan). Lantas anehnya kemudian aktivitas Freeport dibuka kembali di masa rezim SBY-JK.

– Menghentikan kontrak pertambangan minyak Caltex di Blok Natuna Kepri. Anehnya, kemudian kontrak Natuna disambung kembali oleh SBY-JK diberikan kepada ExxonMobile.

– Menghentikan kontrak pertambangan Migas Caltex di Riau daratan. Anehnya, kemudian kontrak migas Riau disambung kembali oleh SBY-JK dan diberikan kepada Chevron.

– Membubarkan BUMN terkorup pada masa itu yaitu Indosat karena merugikan negara puluhan Trilyun & banyak praktek ilegal di Indosat. Asset dari pembubaran BUMN korup Indosat kemudian dipakai untuk membayar hutang negara yang saat itu jatuh tempo. Kemudian sebagai ganti Indosat dibuat lembaga yang lain yaitu Satelindo.

– Menangkap 17 jenderal korup (termasuk jenderal ketua PBSI) yang dicokok langsung saat Thomas Cup di Singapura, dan menangkap Ketua Partai Golkar Akbar Tanjung yang terlibat korupsi dana JPS senilai Rp40 milyar. Dampaknya, pada pemilu berikutnya Megawati dijegal Black Campaign buatan Golkar sebagai balas dendam dari para jenderal & partai Golkar.

– Megawati membawa Indonesia berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003 yang menandakan Indonesia sudah keluar dari krisis 1998 dan Indonesia yang lebih mandiri. Berani menghentikan hutang baru. (Zero hutang / tidak meminjam selama kepemimpinannya).

– Menangkap 21 pengemplang BLBI antara lain : David Nusa Wijaya, Hendrawan, Atang Latief, Uung Bursa, Prayogo Pangestu, Syamsul Nursalim, Hendra Rahardja, Sudwikatmono, Abdul Latief, dsb… (BLBI dikucurkan oleh Suharto tahun 1996 sebesar 600 Trilyun).
Namun dalam masa rezim SBY-JK, para pengemplang BLBI tersebut diundang ke istana oleh SBY-JK tahun 2007 dengan istilah “gelar karpet merah” undangan jauman makan. Dan lepaslah para pengemplang yang merugikan negara tersebut.

– Mega mengeluarkan Keppres no 34 Tahun 2004 tentang penertiban bisnis TNI. Dimana aparat TNI sering dipakai untuk memback-up ilegal logging & kejahatan lainnya ditindak tegas dengan pemecatan ditambah kurungan penjara.

– Mendirikan Akademi Intelijen yang pertama di Indonesia.

– Melakukan pembangunan infrastruktur yang vital setelah pembangunan berhenti sejak 1998. Diantaranya Tol Cipularang (Cikampek-Bandung) sekaligus dalam rangka peringatan KAA, Jembatan Surabaya Madura (Suramadu), Tol Cikunir, Rel ganda kereta api. Dimulainya membenahi sistem transportasi dengan Busway di Jakarta. (selanjutnya Jembatan Suramadu rampung pembangunannya setelah Mega selesai menjabat).

– Mengembalikan proporsi pendapatan Gas Arun sebagian besar kepada rakyat Aceh dengan status daerah Otonomi Khusus dan menangkap petinggi GAM dan anggota GAM yang bersenjata dan yang sering melakukan pembakaran dan penarikan pajak tidak sah, dengan melibatkan wartawan dan jurnalis untuk pengecekan pelanggaran HAM. Berhasil membebaskan turis yang disandera GAM. Sepertinya ibu Megawati sudah lama memikirkan Aceh, dan pidato Ibu Presiden Cut Nyak Megawati di Aceh menggelegar di siang bolong membangunkan dan memberikan harapan bagi rakyat Aceh.

– Paling Banyak Undang-Undang yang telah disahkan (sekitar 40 UU dan 20 Keppres) dalam waktu 3 tahun untuk memberikan kondisi kondusif bagi legislatif menjalankan fungsinya.

– Penghargaan Internasional sebagai Top 8 most powerful women in the world dan artikel majalah Time sebagai the princess who settled for the precidency.

sumber artikelhttp://rajawalinews.com/8887/catatan-prestasi-megawati-sebagai-presiden-ri/

ada juga yang kontra terhadap Megawati jika beliau mencalonkan diri lagi sebagai presiden, dengan alasan seperti berikut ini :

kontra-mega

Sumber : http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20090425010817AApkPcn

Dan di bawah ini adalah penjelasan mengenai sosok Megawati

silahkan download disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s